Bagaimana Mengembangkan Personal Characteristics Guna Meningkatkan Keunggulan Daya Saing Perusahaan?

30/08/2011 10:59:20

Perkembangan organisasi berjalan sangat dinamis, sedangkan di sisi lain kompetisi bisnis berkembang semakin ketat. Keberhasilan organisasi dalam berkompetisi, tidak hanya tergantung atau mengandalkan modal finansial, mesin dan teknologi. Terdapat modal intangible yang sangat penting untuk meningkatkan keunggulan daya saing guna mencapai keberhasilan organisasi dalam menghadapi kompetisi.

Modal intangible dimaksud adalah manusia sebagai insan yang mampu memberikan pemikiran dan tindakan sesuai tuntutan organisasi guna mendukung pencapaian kinerja yang diharapkan. Sebaliknya manusia juga dapat menghambat upaya organisasi dalam mencapai kinerja yang diharapkan.

Kinerja adalah suatu hasil kerja yang terukur dan seringkali menjadi acuan dalam membuat penilaian kinerja karyawan sebagai pribadi maupun kinerja unitnya. Diperlukan kualitas manusia yang mampu menunjukkan perilaku kerja sesuai dengan tuntutan tugas/jabatannya dalam organisasi untuk bisa mendukung tercapainya kinerja yang diharapkan.


Kualitas manusia seperti apa yang diharapkan oleh organisasi untuk bisa meningkatkan keunggulan daya saing perusahaan guna menghadapi dan memenangkan kompetisi bisnis ?

Manusia sebagai unsur yang memiliki potensi untuk mengelola dan mengembangkan organisasi, memilki fungsi-fungsi psikologis maupun skills (keterampilan) dan knowledge (pengetahuan) yang berbeda-beda, sehingga masing-masing memiliki keunikan yang sekaligus bisa menjadi kekuatan yang dapat didaya gunakan untuk meningkatkan keunggulan daya saing perusahaan. Fungsi-fungsi psikologis tidak mudah untuk diubah, dalam hal ini biasa disebut sebagai personal characteristic. Fungsi-fungsi psikologis tersebut antara lain berupa: ability, traits, nilai-nilai dan motivasi yang kesemuanya ini akan mewarnai attitude (sikap) seseorang dalam merespon tuntutan lingkungannya. Sementara itu, skills dan knowledge yang ada dalam diri manusia lebih mudah untuk dikembangkan melalui pembelajaran maupun pengalaman. Ketiga hal tersebut (Personal characteristic, knowledge dan skills) yang saling terintegrasi akan menghasilkan kompetensi yang ditampilkan melalui perilaku.

Seseorang yang memiliki kompetensi yang memadai dan didukung oleh attitude yang positif diharapkan akan mampu menunjukkan perilaku yang efektif, dan bila lingkungan kerja mendukung akan menghasilkan kinerja organisasi sesuai dengan yang diharapkan.


Bagaimana jika fungsi-fungsi psikologis dalam personal characteristic ada yang lemah atau kurang mendukung, misalnya motivasi; sementara ability, skills dan knowledge memadai? Apakah orang-orang seperti ini bisa diharapkan untuk meningkatkan keunggulan daya saing perusahaan?

Orang-orang seperti ini, tentu saja kurang bisa diandalkan untuk meningkatkan keunggulan daya saing perusahaan, karena salah satu fungsi dalam personal characteristic-nya tidak menunjang. Apabila hal ini terjadi pada diri karyawan, maka penanganan melalui program pengembangan yang fokus dan tepat merupakan solusi yang perlu dilakukan. Namun pertanyaan berikutnya adalah: "Seberapa jauh pengembangan tersebut bermanfaat, jika dikatakan bahwa faktor motivasi merupakan salah satu fungsi psikologis yang relatif tidak mudah untuk diubah ?"

Perubahan mindset melalui Coaching & Counseling merupakan salah satu langkah yang diperlukan dan dapat dilakukan untuk membantu mengatasi masalah tersebut. Yang perlu diperhatikan dalam program Coaching & Counseling adalah: bagaimana karyawan bisa mendapatkan "insight" tentang apa yang diharapkan organisasi kepada mereka dan bagaimana risiko/dampaknya jika mereka tidak bisa memenuhi harapan organisasi. Hal lain yang juga penting adalah tahapan-tahapan pengkondisian untuk merealisasikan mindset yang telah berubah agar menjadi suatu perilaku yang efektif disertai evaluasi dan monitoring secara terpadu dan berkesinambungan. Oleh karena itu, untuk mencapai hasil pengembangan yang optimal, kerjasama dan koordinasi yang intens antara karyawan yang bersangkutan, atasan langsung dan Coach merupakan hal yang sangat menentukan bagi keberhasilan suatu program Coaching & Counseling.

Hal yang perlu diingat adalah, bahwa kalaupun tidak ada program pengembangan yang berhasil 100%, namun yang terpenting adalah terjadinya suatu perubahan dari keadaan kurang berdaya saing menjadi memiliki keunggulan daya saing.



Bina Potensia Indonesia

Tags : Training

Artikel Selanjutnya : Membangun Komitmen Pegawai

Artikel Sebelumnya


Komentar




Orang yang sukses dalam hidup adalah orang yang melihat tujuannya dengan jelas dan menjurus kearahnya tanpa menyimpang.

EVENTS


ARTICLE'S TAGS

Inovasi Partnership Training SDM Assessment Leadership Management