Sudahkah Anda Membangun Visi SDM Di Perusahaan Anda ?

19/09/2011 11:07:23

"Manusia adalah aset organisasi yang paling berharga". Hampir tidak ada perusahaan atau organisasi yang menyangkal pendapat tersebut. Meskipun demikian, apakah setiap organisasi telah membuktikan kebenaran dari pendapat tersebut adalah suatu hal yang lain. Mungkin setiap organisasi akan lebih sependapat bilamana ungkapan diatas kita tambahkan menjadi "Manusia adalah aset organisasi yang paling berharga namun juga bukan perkara mudah untuk dibuktikan keberadaannya".

Pada satu sisi, sumber daya manusia sebagai sumber daya yang tidak kasat mata (intangible) dan seakan-akan terletak pada lingkaran paling jauh dalam perhitungan bisnis perusahaan, menjadikan investasi terhadap pengembangan sumber daya manusia tidak menjadi prioritas utama. Bahkan lebih seringnya pemangkasan terhadap anggaran pengembangan sumber daya manusia yang menjadi prioritas utama ketika perusahaan tengah mengalami kemunduran (decline). Manfaat yang tidak terasa secara instan yang seringkali menjadi pertimbangan bagi pemilik perusahaan ketika harus mengambil keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan SDM di perusahaan, yang menjadikan efisiensi biaya sebagai pertimbangan utama ketimbang dampak pengelolaan tersebut bagi keberhasilan organisasi.

Oleh karena itu, menjadi sebuah tantangan bagi setiap pengelola SDM di perusahaan untuk membangun visi yang mampu menjembatani antara harapan organisasi dengan tuntutan karyawannya. Effron dkk dalam "Human Resources in the 21st Century" (2003) memaparkan tiga hal penting dalam membangun visi SDM di perusahaan, yaitu:


1. Kenali sejauh mana perusahaan memandang tenaga kerjanya

Keberadaan manusia dalam organisasi dapat dipandang ke dalam tiga peran, yaitu a) manusia sebagai bagian dari roda berjalan, b) manusia sebagai bagian proses pengambilan keputusan di perusahaan, dan c) manusia sebagai tenaga kreatif dalam membuka peluang-peluang baru bagi pengembangan bisnis perusahaan.


2. Kenali sejauh mana perusahaan memandang fungsi SDM di perusahaan

Fungsi Bagian SDM (HRD) telah mengalami perkembangan meskipun tidak bisa sepenuhnya dikatakan telah berevolusi. Fungsi Bagian SDM (HRD) dapat berfungsi hanya sebagai badan personalia yang berorientasi pada pembayaran gaji tepat waktu dan pengawasan kedisiplinan karyawan. Fungsi Bagian SDM (HRD) juga dapat berfungsi sebagai pusat pengembangan karyawan untuk memenuhi tuntutan pekerjaan. Yang terakhir, sejalan dengan perkembangan era informasi, SDM berfungsi sebagai pusat konsultansi dan informasi bagi manajemen untuk menghadirkan talenta-talenta unggul sebagai calon pemimpin maupun calon tenaga ahli dalam rangka memenuhi strategi jangka panjang organisasi.


3. Kenali indikator-indikator perusahaan yang berkaitan dengan pengembangan SDM antara lain:

  • Ketersediaan SDM dengan talenta unggul di perusahaan
  • Tingkat kecepatan dalam menyediakan calon pemimpin dan/atau tenaga ahli sejalan dengan pergerakan bisnis perusahaan
  • Tingkat kreativitas dan inovasi yang memajukan setiap lapis bisnis perusahaan
  • Tingkat konsistensi dalam kualitas dan kecepatan memberikan respon/pelayanan terhadap pelanggan

Tanpa bermaksud membatasi ruang berpikir, dengan mencoba mengenali lebih dalam terhadap harapan perusahaan, mungkin juga diri sendiri, terhadap Sumber Daya Manusia-nya, diharapkan melalui tulisan ini dapat membantu perusahaan dalam membangun visi pengelolaan SDM yang tepat sasaran, dan bukan sekadar membangun slogan semata.




Bina Potensia Indonesia

Tags : Management

Artikel Selanjutnya : Mengoptimalkan Nilai Analisa Beban Kerja Guna Menunjang Efektivitas SDM

Artikel Sebelumnya


Komentar




Ada satu hal yang tetap lebih penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan melebihi metode-metode cemerlang, yakni kemauan keras untuk menemukan kebenaran, apapun itu

EVENTS


ARTICLE'S TAGS

Inovasi Partnership Training SDM Assessment Leadership Management