Assessor Sebagai Elemen Penting Dalam Assessment Center

03/03/2014 22:23:36

Metode Assessment Center


Seiring dengan berjalannya waktu, pemahaman tentang Assessment Center sebagai suatu metode penilaian kompetensi, semakin banyak dipahami oleh para pihak yang menaruh perhatian terhadap pengelolaan Human Capital di organisasinya. Kiprah PASSTI (Perkumpulan Assessment Center Indonesia) yang telah menyelenggarakan Kongres Nasional Assessment untuk ketiga kalinya, dapat dikatakan memiliki peran yang tidak sedikit dalam mensosialisasikan metode ini. Dalam setiap penyelenggaraan Kongres Nasional Assessment Center, animo masyarakat dari berbagai latar belakang profesi yang cukup besar untuk menghadiri Kongres tersebut menyiratkan betapa besarnya rasa ingin tahu masyarakat tentang perkembangan metode ini di Indonesia.


Secara metodologi, sistematika alur proses metode ini telah dirancang sedemikian rupa untuk menghasilkan penilaian yang sistematis, objektif dan akurat. Assessment Center mutlak harus menggunakan multiple technique, multiple exercise, multiple Assessor dan mempersyaratkan adanya integrasi data. Namun demikian, meski secara metodologi telah dapat menjamin validitas hasilnya, peran Assessor yang memiliki integritas dan tanggungjawab dalam menjalankan Assessment Center tetap menjadi faktor utama yang signifikan dapat mempengaruhi hasil penilaian yang dilakukan. Untuk dapat menjalankan Assessment Center yang berkarakter, perlu membangun Assessor yang berintegritas, bertanggungjawab dan juga dapat memelihara harkat dirinya dengan senantiasa menjaga profesionalisme dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai Assessor.


Peran Assessor

Tanpa mengabaikan elemen penting lainnya, membahas tentang Assessor memiliki daya tarik tersendiri, mengingat peran pentingnya dalam proses Assessment Center. Pesatnya kemajuan teknologi, yang juga turut mewarnai perkembangan implementasi metode Assessment Center, tidak dengan serta merta menghilangkan peran penting Assessor dalam menjalankan proses Assessment Center. Ketajaman dan kecermatan Assessor dalam mengidentifikasi evidence perilaku dalam berbagai konteks situasi dan mengklasifikasikannya ke dalam kompetensi yang relevan membutuhkan professional judgment yang bertanggungjawab yang tidak dapat diakomodasi oleh teknologi. Kenyataan yang tak terbantahkan bahwa teknologi berkembang dengan sangat pesat. Kebutuhan akan kecepatan dalam memproses informasi dan menyelesaikan pekerjaan yang bersifat rutin dan berulang dapat diakomodasi dengan memanfaatkan teknologi, namun tidak demikian halnya dengan pekerjaan yang membutuhkan brainware yang hanya dimiliki oleh manusia. Oleh karena itu, sampai kapanpun teknologi tidak dapat menggantikan peran dan fungsi Assessor dalam menilai kompetensi SDM di Organisasi.


Pelatihan Assessor

Membahas metode Assessment Center, mau tidak mau dengan sendirinya akan turut merujuk pada Etika Pelaksanaan Assessment Center Indonesia, pedoman yang dapat dijadikan acuan oleh para pengguna, konsultan penyedia jasa, Assessor professional dan akademisi dalam menggunakan metode ini. Dapat dipahami apabila dalam Etika Pelaksanaan Assessment Center Indonesia, Assessor dipersyaratkan untuk mengikuti pelatihan Assessor dan diwajibkan untuk melakukan refreshment apabila selama 6 (enam) bulan berturut-turut tidak pernah terlibat dalam proses Assessment Center. Demikian sistematisnya tatanan pengaturan proses Assessment Center, oleh karena itu tidak mengherankan apabila metode ini memiliki tingkat validasi yang paling tinggi diantara berbagai assessment tools yang banyak digunakan saat ini.


Menjadi Assessor Handal

Budaya Indonesia yang paternalistic seringkali masih mempengaruhi mindset berpikir masyarakat dalam menilai suatu kondisi. Dalam kaitan dengan Assessment Center, sering dijumpai beberapa organisasi mempersyaratkan batas usia tertentu dalam memilih Assessor yang akan menilai kompetensi SDM di organisasi. Dalam kenyataannya faktor usia tidak berbanding lurus dengan kualitas hasil penilaian yang dilakukan, faktor usia bukan menjadi faktor yang sangat menentukan kualitas seorang Assessor. Integritas yang melandasi dijalankannya tanggungjawab dan dibangunnya harkat diri individu Assessor jauh lebih utama dibandingkan dengan faktor usia chronologis. Dimilikinya integritas, tanggungjawab dan harkat diri seorang Assessor akan memancarkan citra diri yang menyiratkan adanya kematangan, kredibilitas dan profesionalisme dalam menjalankan profesi sebagai Assessor.


Menilai keunikan kompetensi individu membutuhkan kompetensi tersendiri yang tidak dapat diakomodasi oleh teknologi. Kehandalan dan kualitas diri seorang Assessor dalam menjalankan seluruh proses dan tahapan Assessment Center tetap memiliki value tersendiri. Assessor Assessment Center sebagai elemen penting dalam Assessment Center perlu terus mengikuti berbagai perubahan yang berkembang pesat dengan meningkatkan kualitas diri dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi dan perannya secara bertanggungjawab. Suatu keniscayaan apabila Assessor pun perlu terus mengasah kemampuan dan ketajamannya dalam mengobservasi perilaku dan merekam semua evidence yang relevan sebagai data yang dibutuhkan untuk dapat menggambarkan keunikan profil kompetensi individu dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya pada suatu target job tertentu.


Tantangan Sudah Di Depan Mata

Memasuki era Asean Economic Community di tahun 2015, tantangan terbesar yang dihadapi adalah bagaimana para Assessor Assessment Center dapat mengidentifikasi secara tepat keunikan kompetensi SDM yang semakin beragam sejalan dengan semakin terbukanya arus pertukaran investasi, produk, jasa dan juga manusia sebagai motor penggerak ekonomi dan strategi organisasi. Siapkah kita membangun Assessor yang berkarakter yang mampu menunjukkan kompetensi dan professionalisme dalam menjalankan profesi sebagai Assessor Assessment Center? Saatnya para Assessor berkontribusi membangun potensi negeri ini dengan menjalankan profesi Assessor Assessment Center secara profesional dan bertanggungjawab. Kesalahan dalam mengidentifikasi kompetensi pemimpin di lapisan manapun baik di organisasi for profit maupun not for profit dapat berakibat fatal bagi kemajuan bangsa Indonesia secara keseluruhan.


Keprihatinan kita atas kualitas kepemimpinan di Indonesia, sudah saatnya dijawab oleh komunitas Assessment Center dengan langkah nyata diawali dengan menjaga kelestarian metode Assessment Center dan mengembangkannya sejalan dengan tuntutan jaman. Viva Assessment Center. (CA)

Tags : Training, Management, Assessment

Artikel Selanjutnya : Evaluasi Pelatihan

Artikel Sebelumnya


Komentar




List Komentar

MaryaDriff

19/08/2017 05:53:55

http://salexrumer.site/ Revolutional update of SEO/SMM package "XRumer 16.0 + XEvil": captchas solution of Google, Facebook, Bing, Hotmail, SolveMedia, Yandex, and more than 8400 another types of captchas, with highest precision (80..100%) and


MaryaDriff

20/08/2017 06:24:11

http://xrumersale.site/ Revolutional update of SEO/SMM package "XRumer 16.0 + XEvil 3.0": captcha breaking of Google, Facebook, Bing, Hotmail, SolveMedia, Yandex, and more than 8400 another types of captchas, with highest precision (80..100%)

Orang yang sukses dalam hidup adalah orang yang melihat tujuannya dengan jelas dan menjurus kearahnya tanpa menyimpang.

EVENTS


ARTICLE'S TAGS

Inovasi Partnership Training SDM Assessment Leadership Management