Strategi Pengelolaan SDM Unggul

18/08/2016 10:54:33


Strategi Pengelolaan SDM Unggul (Talent Management) telah menjadi pilihan utama bagi setiap perusahaan untuk memastikan keberadaan individu yang memiliki kemampuan dan sikap kerja yang terbaik. Dewasa ini, semakin banyak perusahaan menyadari bahwa keberadaan SDM berkinerja tinggi dengan perilaku kerja serta kemampuan belajar yang baik merupakan faktor penting untuk membangun kapabilitas organisasi melalui proses perubahan dan inovasi.


Di Indonesia, kesadaran menerapkan Strategi Talent Management telah menjadi sebuah keharusan dan bukan hanya sebagai upaya mengikuti trend SDM. Pada Kongres Nasional Assessment Centre IV (KNACI IV) yang diselenggarakan di Bandung pada September 2015 lalu, mayoritas peserta dan pembicara menunjukkan inisiatif menerapkan Strategi Pengelolaan Talent untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan.

Berdasarkan pemaparan para pembicara dalam KNACI IV dan pengalaman BPI mengelola talent selama 10 tahun terakhir, pada akhirnya menuju pada dua kesimpulan besar yaitu :


Waktu yang tepat bagi perusahaan untuk menerapkan pendekatan Talent Management pada organisasi

Waktu yang tepat untuk menerapkan pendekatan Talent Management adalah ketika organisasi tengah berupaya membangun kapabilitasnya. Sejalan situasi kompetisi bisnis global yang semakin dinamis, tuntutan perubahan untuk membangun kapabilitas organisasi merupakan satu hal yang tidak bisa ditahan oleh perusahaan. Dalam hal ini, visi dan misi perusahaan harus mampu diterjemahkan menjadi serangkaian strategi jangka panjang. Strategi ini kemudian dikembangkan menjadi upaya peningkatan kapabilitas perusahaan di berbagai aspek (teknologi, proses kerja, pengelolaan sumber daya, pengembangan jaringan bisnis) yang diikuti dengan identifikasi tuntutan kompetensi SDM yang akan menjalankannya.


Prinsip utama yang menjadi dasar bagi keberhasilan penerapan Talent Management

Prinsip yang menjadi landasan keberhasilan Talent Management adalah pengelolaan kompetensi terintegrasi yang meliputi pengukuran, pengembangan kompetensi dan pengelolaan kinerja. Perusahaan harus mengidentifikasi posisi-posisi yang menjadi kunci dalam perjalanan membangun kapabilitas organisasi serta menuangkannya ke dalam profil kompetensi yang relevan. Standar kompetensi tersebut dikembangkan ke dalam metoda pengukuran yang relevan, antara lain melalui Assessment Centre. Hasil pengukuran perlu ditindaklanjuti dengan pengembangan perilaku secara menyeluruh untuk menggugah kesadaran kebutuhan perubahan perilaku sampai dengan penerapan perilaku yang baru untuk peningkatan kinerja. Disamping pengelolaan kompetensi terintegrasi, optimalisasi penerapan Talent Management juga bergantung pada dukungan organisasi. Dukungan ini tercermin melalui peningkatan kepedulian dan kemampuan para pimpinan dalam memonitor dan mengembangkan kemampuan anak buahnya. Hal lain yang tidak kalah penting adalah terbangunnya iklim perusahaan yang kondusif untuk meningkatkan keterikatan dan motivasi kerja karyawan.


Dengan demikian, meskipun pendekatan Talent Management merupakan satu keharusan bagi perusahaan dalam memastikan keunggulan bisnisnya, tetap diperlukan kematangan bagi pelaku bisnis dalam melihat peluang yang tepat untuk menerapkan pendekatan tersebut serta membangun rasa kepedulian bagi setiap karyawan dalam mengembangkan talent-talent terbaiknya untuk kemajuan bersama. (Aria)

Tags : SDM, Management

Artikel Selanjutnya : Memahami Level Kompetensi

Artikel Sebelumnya


Komentar




Orang yang sukses dalam hidup adalah orang yang melihat tujuannya dengan jelas dan menjurus kearahnya tanpa menyimpang.

EVENTS


ARTICLE'S TAGS

Inovasi Partnership Training SDM Assessment Leadership Management