Pengelolaan Kinerja

03/08/2018 10:24:22

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) meliputi proses perencanaan, pengelolaan dan pengendalian SDM yang bertujuan untuk memberdayakan manusia secara optimal dan proporsional untuk mencapai tujuan perusahaan.

Pengelolaan Kinerja (Performance Management) merupakan bagian dari Manajemen SDM yang bertujuan mengarahkan produktivitas SDM sejalan dengan sasaran bisnis organisasi. Dalam Manajemen SDM Unggul (Talent Management), Pengelolaan Kinerja menjembatani kompetensi karyawan dengan keberhasilan kinerja organisasi.

Pengelolaan Kinerja yang baik meliputi sistem penilaian kinerja, pengawasan dan umpan balik, pengembangan kompetensi serta penghargaan yang tepat atas pencapaian karyawan. Tujuan akhir Pengelolaan Kinerja adalah menciptakan budaya kerja yang unggul yaitu setiap karyawan secara etis dan mandiri menjalankan pekerjaannya dan mencapai prestasi terbaik. Dalam penerapannya, masih banyak kekeliruan pemahaman antara Pengelolaan Kinerja dengan Penilaian Kinerja yang sebetulnya hanya bagian dari pengelolaan kinerja.

Untuk memiliki sistem Pengelolaan Kinerja yang baik sejumlah hal harus diperhatikan:

  1. Penilaian Kinerja diterapkan secara sistematis dan menyeluruh pada seluruh karyawan, mulai dari posisi jabatan tertinggi sampai dengan pelaksana. Penerapan sistem penilaian kinerja harus memenuhi prinsip dasar dalam perencanaan, pengawasan dan penilaian kinerja, serta dapat diterapkan dengan mudah agar diterima seluruh karyawan.
  2. Mempertimbangkan pentingnya keterlibatan atasan dalam mengawasi dan membimbing setiap karyawannya untuk mencapai prestasi terbaik, maka organisasi perlu melakukan:
    • Sosialisasi bagi atasan meliputi: tujuan performance management, menyusun perencanaan, monitoring dan memberikan umpan balik yang efektif.
    • Pembekalan keterampilan komunikasi sebagai pendukung implementasi performance management.
  3. Setiap pihak harus memiliki pemahaman yang sama mengenai kompetensi yang dipersyaratkan dan program pengembangan yang diperlukan untuk mencapai tujuan pekerjaan.
  4. Sistem penghargaan yang sesuai dengan pencapaian kinerja karyawan meliputi: struktur imbal jasa, insentif dan bentuk penghargaan lain yang dapat meningkatkan motivasi dan aktualisasi diri karyawan.
  5. Membangun budaya berprestasi dan kerjasama yang mendorong setiap karyawan berkompetisi secara sehat dalam organisasi.
Tags : SDM, Training

Artikel Selanjutnya : Restrukturisasi Organisasi

Artikel Sebelumnya


Komentar




Realitas selalu lebih konservatif daripada ideologi.

EVENTS


ARTICLE'S TAGS

Inovasi Partnership Assessment Training SDM Leadership Management